Dilihat : 94 kali

Manfaat Strategis Kampung Haji Indonesia di Saudi, BPKH Berikan Penjelasan 

Durasi tinggal jamaah Indonesia di Tanah Suci selama ini dinilai terlalu lama dan membutuhkan biaya mahal, yakni 40 hari. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menilai, pengembangan lahan Kampung Haji di Arab Saudi menjadi kunci untuk memangkas durasi tinggal jamaah Indonesia tersebut.

Pada 15 Januari 2025 lalu, BPKH turut mencari solusi untuk mewujudkan ibadah haji dengan biaya yang lebih terjangkau, tapi tetap menjaga kualitas pelayanan bagi jamaah. Hal ini dibahas dalam rapat konsultasi yang berlangsung di Muamalat Tower, Jakarta.

Dalam rapat tersebut, Pimpinan Badan Pelaksana dan Dewan Pengawas BPKH mendengarkan masukan dan diskusi bersama lembaga dan kementerian terkait. Mereka membahas berbagai tantangan dan solusi dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk solusi menurunkan masa durasi tinggal agar lebih efisien, rasional dengan layanan yang meningkat sesuai amanah UU No. 34/2014.

Anggota Bidang Investasi Surat Berharga dan Emas, serta Analisis Portofolio BPKH, Indra Gunawan mengatakan, faktor utama yang membuat durasi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci begitu lama hingga 40 hari adalah panjangnya waktu tunggu keberangkatan dan kepulangan karena terbatasnya infrastruktur di bandara Jeddah dan Madinah.

“Selain itu, tantangan lain juga muncul akibat aksesibilitas lebih dari 17 ribu pulau dan 75 ribu desa di Indonesia, serta 719 bahasa yang berbeda serta tingginya jumlah jemaah yang tidak memiliki akses keuangan memadai,” ujar Indra dalam keterangannya di Jakarta, Ahad (19/1/2025)

Belum lagi jika dilihat dari usianya, kata dia, mayoritas jamaah haji Indonesia saat ini Lansia di atas 60 tahun, dengan sebagian besar memiliki risiko tinggi (risti) kesehatan.

Anggota Dewan Pengawas BPKH, Heru Muara Sidik mengatakan, untuk mengatasi masalah ini tercetus ide mengembangkan lahan Kampung Haji Indonesia dan bandara alternatif. Apalagi jika ternyata dekat dengan miqat, maka akan lebih efisien.

"Mobilisasi kedatangan dan kepulangan menjadi lebih mudah-murah, aman-nyaman, saatnya bahu membahu bersama bagi terobosan ini,” ucap dia.

Sementara itu, Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub RI, Capt. M Mauludin mengungkapkan, bandara yang ada saat ini hanya memiliki dua runway dengan kapasitas terbatas.

"Ini hanya mampu menampung ratusan penumpang per jam untuk kelaikudaraan bandara dan terminal haji ini perlu investasi lanjutan," kata dia.

Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sistem Informasi Haji Terpadu (SIHDU), Ramadhan Harisman mengatakan, adanya ketersediaan terminal akan dapat mengurai durasi dan mobilisasi serta meringankan konsentrasi tenaga dan layanan kesehatan yang memadai untuk mendukung kebutuhan medis jamaah haji lansia.

Alternatif lahan dan bandara baru dianggap memiliki posisi strategis sebagai zona hub pelaksanaan haji di masa mendatang. Indra optimis dengan dibukanya opsi lahan yang memiliki bandara dan miqat yang dekat ini, durasi haji bisa dipangkas menjadi lebih singkat.

“Sehingga berpotensi mengurangi biaya transportasi, konsumsi dan akomodasi yang pada akhirnya dapat menurunkan biaya dan layanan haji yang lebih efektif dan efisien,” ujar Indra.

Jika gagasan itu terlaksana, BPKH siap berinvestasi langsung pada ekosistem haji dan umrah, serta sektor lain seperti pertanian, pariwisata, dan kuliner serta mengajak BUMN dan UMKM tanah air bergotong-royong membangun Kampung Haji Indonesia di Saudi dengan dana BPKH.

“Upaya ini bertujuan menjadikan haji dan umrah yang mudah-murah serta aman-nyaman dengan mengoptimalkan dana umat yang dikelola BPKH saat ini sudah mencapai Rp170 triliun," jelas Indra.[republika]

Baca juga: Belajar Digital Marketing Gratis Selama 1 Tahun

Kelas Belajar Digital Marketing Gratis Selama 1 Tahun. Materi: Mindset Insight Bisnis Digital Marketing Teknis menaikkan omset bisnis Teknis mendapatkan profit harian Teknis mendapatkan profit bulanan Teknis mendapatkan profit Mingguan Mentor berpengalaman belasan tahun di dunia Bisnis & Digital  

Kampung Haji Indonesia Di Saudi


Tag :

seobaca

Kampung Haji Indonesia Di Saudi

Paket Umroh Syawal 12 Hari Start Padang Bonus Tour Thoif

Umroh Syawal 1446 H: Program 12 Hari, Keberangkatan 5 April 2025 dari Padang, dengan BONUS Tour Thoif dan Al Baik Melaksanakan ibadah umroh adalah impian setiap umat Muslim, terutama di bulan Syawal yang penuh berkah. Jika ...

Umroh Itikaf 16 Hari Ramadhan 1446 H / 2025 Free Thaif

Umroh Itikaf 16 Hari Ramadhan 1446 H / 2025: Musim Berburu Pahala Berlipat Ganda Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang dijanjikan Allah SWT sebagai waktu yang paling mulia untuk memperbanyak ibadah dan meraih ...

Paket Umroh Paling Hemat dan Nyaman Hanya 25 Juta-an

UMROH HEMAT QONAAH 2024: Paket Umroh Paling Hemat dan Nyaman Hanya 25 Juta-an Melaksanakan ibadah umroh merupakan impian setiap Muslim. Namun, seringkali biaya menjadi kendala utama bagi banyak orang. Jika Anda mencari paket umroh ...

Paket Umroh Plus Dubai 12 Hari 2025

Paket Umroh Plus Dubai 12 Hari 2025: Kedamaian di Tanah Suci dan Kemegahan Kota Dubai Apa yang bisa lebih memuaskan selain menggabungkan perjalanan spiritual dengan pengalaman menikmati kemegahan dunia? Paket Umroh Plus Dubai 12 Hari 2025 ...

Paket Umroh Liburan Keluarga SAMAWA Plus Thaif 11 Hari

UMROH SAMAWA PLUS THAIF 11 HARI BERSAMA USTADZ YUSUF ABU UBAIDAH AS-SIDAWY: Liburan Penuh Makna Setelah Setahun Sibuk Kerja Setelah setahun penuh dengan rutinitas kerja yang padat dan kesibukan yang tiada henti, kini ...

Umrah Spesial Syawal 12 Hari Start Padang

Paket Umrah Spesial Syawal 12 Hari – Keberangkatan dari Padang, 5 April 2025 + BONUS Tour Thoif & Paket Al Baik Nikmati Umrah Istimewa di Bulan Syawal dengan Paket 12 Hari yang Penuh Berkah Apakah Anda sedang ...